Enable JavaScript to visit this website.

Vaksinasi pneumokokus

Terdapat dua jenis vaksin pneumokokus yang beredar di Indonesia. Pertama, vaksin pneumokokus polisakarida murni disebut pneumococcal polysaccharide vaccine. Kedua, vaksin pneumokokus generasi kedua yang berisi vaksin polisakarida konjugasi yang disebut pneumococcal conjugate vaccine (PCV).

Vaksin polisakarida konjugasi atau dikenal sebagai imunisasi untuk mencegah IPD (Invasive Pneumococcal Disease) diberikan kepada bayi/anak dengan cara disuntikkan ketika bayi memasuki umur 2 bulan. Bayi/anak yang sudah mendapatkan vaksinasi ini akan memiliki kekebalan tubuh yang berlangsung lama. Vaksinasi PCV juga diperuntukkan bagi orang lansia (usia> 50 tahun).

Vaksin ini dapat diberikan bersama vaksin lain misalnya DTwP, DTaP, TT, Hib, HepB, IPV, MMR, atau varisela, dengan menggunakan semprit terpisah. Di samping itu, setiap vaksin diberikan pada sisi badan yang berbeda

Vaksinasi yang diberikan kepada bayi dan anak cukup banyak jumlahnya. Untuk itu, telah diatur urutan pemberian vaksin dalam jadwal imunisasi yang ditinjau ulang secara periodik. Taatilah jadwal vaksinasi yang sudah ditetapkan itu. Dengan menaatinya, Anda telah memberikan daya kekebalan yang prima kepada bayi/anak Anda karena efektivitas vaksinasi yang tetap terjaga.

Sumber: Satgas Imunisasi PP IDAI Ikatan Dokter Anak Indonesia. Panduan Imunisasi Anak, Mencegah Lebih Baik Daripada Mengobati. PT. Kompas Media Nusantara. 2014: 132-136

Share:
Anda meninggalkan situs cegahpneumokokus.com Pfizer Indonesia untuk menuju ke situs pihak ketiga. Pfizer tidak bertanggung jawab atas konten atau keamanan dari situs web pihak ketiga.