Enable JavaScript to visit this website.

Penyakit pneumokokus dan vaksin untuk mencegahnya

Pneumonia merupakan infeksi paru-paru. Pneumonia dapat disebabkan berbagai jenis bakteri, virus, atau jamur. Penyebab tersering adalah bakteri pneumokokus. Selain menyebabkan pneumonia, bakteri ini dapat menyebabkan jenis infeksi lain seperti infeksi telinga, infeksi sinus, meningitis,dan bakteremia.

Setiap tahun di Amerika Serikat, hampir 160,000 anak balita mengunjungi dokter atau dirawat di rumah sakit akibat pneumonia oleh bakteri pneumokokus. Meningitis merupakan jenis paling berat dari penyakit pneumokkus yang invasif. Dari anak balita yang menderita meningitis akibat pneumokokus, 1 dari 10 meninggal dan lainnya mengalami masalah jangka panjang seperti hilangnya pendengaran dan keterlambatan pendengaran. Bakteremia juga merupakan salah satu jenis penyakit pneumokokus yang invasif. Hampir 1 dari 100 anak dengan bakteremia meninggal. Infeksi sinus dan telinga biasanya ringan dan lebih banyak ditemukan. Namun sebagian anak akan mengalami infeksi telinga berulang, membutuhkan terapi, dan yang perlu diwaspadai anak dapat mengalami gejala sisa.

Cara terbaik untuk melindungi terhadap penyakit pneumokokus adalah dengan vaksin pneumokokus. Vaksin pneumokokus akan mencegah anak anda mengalami penyakit pneumonia dan meningitis akibat pneumokokus. Dengan demikian akan menghindari anak anda tidak masuk sekolah dan menghindari anda tidak masuk kerja karena harus merawat anak anda bila ia sakit. Vaksin, seperti halnya obat, dapat memiliki efek samping. Efek samping yang sering terjadi biasanya bersifat ringan, seperti rewel, mengantuk, hilangnya nafsu makan, kemerahan atau nyeri di tempat suntikan, dan demam. Namun sebagian besar anak yang mendapat vaksin PCV tidak mengalami efek samping.

Sumber:

1. CDC. Information for Parents: Pneumococcal Disease and the Vaccine (Shot) to Prevent It. 2014. http://www.cdc.gov/vaccines/parents/diseases/child/pneumo-basics-color.pdf Accessed April 27, 2016

2. CDC. Pneumococcal Disease. http://www.cdc.gov/vaccines/parents/diseases/child/pneumo-indepth-color.pdf Accessed April 27, 2016

Share:
Anda meninggalkan situs cegahpneumokokus.com Pfizer Indonesia untuk menuju ke situs pihak ketiga. Pfizer tidak bertanggung jawab atas konten atau keamanan dari situs web pihak ketiga.